Pengabdi Setan Menjadi Film Horor Terbaik di Festival Film Amerika

Film Indonesia kini memasuki jajaran film terbaik dikancah internasional, yaitu Festifal Film Amerika. Film Pengabdi Setan karya sutradara Joko Anwar pada 19-22 April 2018 menuai kemenangan dalam Overlook Film Festival yang diselenggarakan di Bourbon Orleans Hotel, New Orleans, Los Angeles. Pengabdi Setan mengalahkan film-film horor keren lainnya seperti Hereditary besutan sutradara Ari Aster, Don’t Leave Home besutan Michael Tully, dan Upgrade besutan sutrada Leigh Whannell dalam festival film horor yang ditahun kedua sudah menjadi salah satu festival film paling bergengsi di Amerika Serikat.

Laporan dari situs sbobet dan Screen Anarchy menyebutkan bahwa film Pengabdi Setan memperoleh penghargaan Feature Film Jury Prize atau film yang diunggulkan oleh para juri. Juri yang ada di festival film ini tak lagi bisa diragukan, antara lain Jen Yamato dari Los Angeles Times, Peter Kuplowsky selaku programer Toronto International Film Festival Midnight Madness, dan Toby Halbrooks, produser film A Ghost Story dan Pete’s Dragon. Oleh karena itu film Indonesia tidak dapat diremehkan lagi oleh para pecinta film yang ada di luar negeri maupun dalam negeri. Film Pengabdi Setan berhasil menduduki film horor terbaik karena selama tayang di Indonesia selama sekitar 2 bulan, film ini sudah berhasil mengumpulkan 4,2 juta penonton.

Pengabdi Setan Menjadi Film Horor Terbaik di Festival Film AmerikaAjang penghargaan Film Amerika menjadi bukti bahwa film Indonesia dapat bertengger dikancah internasional tanpa keraguan lagi. Gelaran festifal film yang bergengsi di Amerika ini diselenggarakan selama 4 hari dan diselenggarakan di Negeri Paman Sam yaitu New Orleans. Gelaran Overlook Film Festival ini ditutup dengan menayangkan film Heredititary dengan sutradara Ari Aster yang juga menjadi salah satu film favorit dikancah internasional. Overlook Film Festival 2018 menggelar ajang penghargaan ditahun kedua dengan total terdapat 41 film horor yang terdiri atas 23 film panjang dan 18 film pendek dari 12 negara yang saling bersaing. Film horor Prancis besutan Verena Paravel dan Lucien Castaing-Taylor, Caniba juga memperoleh penghargaan dari juri dalam festival ini sebagai film terseram.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *